Apa Itu Control Panel Hosting

Apa Itu Control Panel Hosting

Apa itu control panel hosting? Tahukah Anda sebelum panel kontrol hosting muncul, saya membutuhkan pengetahuan server tingkat lanjut untuk mengelola hosting.

Namun dengan adanya control panel, siapapun dapat dengan mudah menggunakan hosting tersebut. Itu sebabnya penyedia hosting umumnya menawarkan paket hosting bersama dengan panel kontrol.

Bahkan, kini ada beberapa panel kontrol yang bisa Anda pilih. Ada begitu banyak hal yang mungkin membuat Anda bingung karena masing-masing terlihat sama.

Namun, jangan khawatir, Anda telah datang ke artikel yang tepat! Disini kita akan membahas secara detail pengertian, fungsi, manfaat dan controller terpopuler.

Apa itu control panel hosting?

Control Panel adalah alat yang digunakan untuk mengelola semua fitur hosting. Mulai dari domain, file dan email hingga database. Semua ini muncul dalam satu halaman yang biasa disebut halaman dashboard.

Halaman admin memudahkan pengelolaan hosting. Selain semua fitur yang disajikan dalam satu halaman, ada juga indeks sumber daya hosting. Indikator ini menampilkan informasi seperti sisa ruang disk dan RAM pada hosting Anda.

Hosting tanpa panel tidak memiliki kenyamanan itu. Jadi Anda harus memasukkan perintah khusus agar host dapat menjalankannya. Lain cerita jika menggunakan Control Panel, hanya perlu beberapa klik dan proses sedang berlangsung.

Nah, sekarang Anda sudah tahu apa itu Control Panel dan kegunaannya secara umum. Lalu, secara lebih detail, pengelolaan apa saja yang bisa dilakukan dengan menggunakan control panel? Mari kita lihat lebih lanjut.

Fungsi Control Panel di Hosting

Ada banyak pengaturan yang bisa Anda lakukan dengan menggunakan control panel hosting. Agar lebih mudah dipahami, berikut ini penjelasan detail fungsi control panel hosting:

1. Mengelola domain dan subdomain

Control Panel dapat digunakan untuk mengelola domain dan subdomain. Domain dan subdomain adalah alamat web, seperti: niagahoster.co.id atau course.niagahoster.co.id.

Domain harus dikelola terlebih dahulu untuk mengakses situs web. Pengelolaan domain mudah dilakukan di hosting, karena hosting menawarkan banyak opsi konfigurasi, seperti:

Tambahkan domain: Agar dapat digunakan, domain harus terlebih dahulu ditambahkan ke hosting. Proses ini juga dikenal sebagai domain tambahan.
Buat subdomain: Subdomain adalah bagian dari domain. Fungsinya umumnya bidang yang sama. Subdomain biasanya digunakan untuk menambahkan situs web khusus.
Manajemen DNS: Domain Name System (DNS) adalah sistem yang memudahkan Anda mengakses situs web. Sistem ini memungkinkan Anda untuk mengakses situs web hanya dengan memasukkan nama domain ke dalam browser seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox.
Pengaturan pengalihan domain: Pengalihan domain adalah proses pengalihan domain ke situs web lain. Misalnya, Anda dapat mengarahkan domainname.com ke google.com.
Hapus Domain: Jika Anda tidak ingin menggunakan domain, Anda dapat menghapus domain dari hosting melalui Control Panel.

2. Instal aplikasi

Aplikasi adalah program yang dapat diinstal pada host menggunakan Control Panel. Dengan menginstal perangkat lunak, Anda akan lebih mudah dan lebih cepat untuk mengelola situs web Anda.

Salah satu contoh jenis aplikasi yang dapat diinstal adalah Content Management System (CMS). Dengan CMS, Anda dapat membuat situs web tanpa coding. Cukup instal CMS seperti WordPress misalnya dan kemudian Anda dapat menggunakan situs webnya.

Selain WordPress, ada perangkat lunak lain yang dapat Anda instal seperti Laravel dan CodeIgniter. Kedua program tersebut merupakan framework berpemilik untuk bahasa pemrograman PHP yang biasa digunakan oleh pengguna tingkat lanjut.

3. Manajemen File

Di hosting dan cloud hosting, ada banyak file yang perlu Anda kelola. Misalnya, jika Anda memiliki situs web, setidaknya ada tiga file di host Anda, yaitu index.html, style.css, dan script.js. Bisakah Anda bayangkan jika ada banyak situs web tentang hosting? Maka akan ada banyak file.

Nah, dengan menggunakan control panel, Anda bisa mengatur file langsung di host. Tidak seperti hosting tanpa konsol di mana Anda harus mengunduh file, mengeditnya di komputer Anda dan kemudian mengunggahnya kembali ke hosting. Cukup memalukan, bukan?

Selain itu, konsol juga memiliki fungsi File Transfer Protocol (FTP) yang memungkinkan Anda mentransfer file dari komputer ke host atau sebaliknya.

4. Buat dan kelola email

Anda dapat menggunakan hosting untuk membuat dan mengelola email Anda sendiri. Tidak seperti kebanyakan email @gmail.com atau @yahoo.com, tetapi email dari domain Anda. Misalnya admin@namadomain.com. Tidak seperti kebanyakan email, dengan email Anda, Anda dapat mengatur batas memori akun Anda.

Selain itu, Anda juga dapat memeriksa status pengiriman dan penerimaan email. Dengan cara ini Anda bisa mengetahui email mana yang sudah terkirim atau email mana yang bermasalah.

Tidak hanya itu, hosting juga memungkinkan Anda untuk membuat banyak filter, seperti: filter spam, daftar putih atau daftar akun email tepercaya, dan daftar hitam yang merupakan daftar akun email yang diblokir.

Last but not least, Anda juga dapat mengelola beberapa akun email secara bersamaan. Ini sangat berguna untuk semua pengguna, terutama untuk perusahaan dengan aktivitas email yang banyak.

5. Manajemen basis data

Panel kontrol juga menyediakan database untuk mengelola data secara terpusat dan menyimpan data dengan lebih aman. Pada dasarnya, data tersebut adalah informasi berupa username, password, posting, halaman, komentar, dll.

Panel kontrol berperan penting agar berbagai informasi dapat diakses dan dikelola dengan mudah. Terutama pada situs web dengan berbagai jenis data seperti toko online di mana Anda dapat menemukan berbagai jenis produk dan deskripsinya.

Menggunakan Control Panel, Anda dapat membuat atau mengunggah database, menambahkan akun pengguna, dan mengelola hak akses pengguna.

6. Buat cadangan

Panel Kontrol memungkinkan Anda untuk membuat cadangan atau menyalin data sehingga dapat digunakan kembali jika data hilang atau rusak. Umumnya, file, email, database, dan domain DNS dapat dicadangkan di panel kontrol hosting.

Untuk latihan, Anda dapat melakukan pencadangan manual dengan mengunduh data atau memulihkannya langsung melalui konsol.

Selain itu, seringkali ada fungsi pencadangan otomatis setiap minggu atau dua minggu sekali. Dengan demikian, Anda akan memiliki banyak opsi data yang dapat Anda unduh atau pulihkan. Kemudian biarkan sistem secara otomatis mencadangkan data yang Anda pilih.

7. Kontrol penggunaan sumber daya

Fitur lain dari panel kontrol adalah indikator sumber daya hosting. Indikator ini memberikan informasi tentang sumber daya yang akan atau telah mencapai batasnya. Beberapa contoh resource hosting seperti: disk space, RAM dan inode.

Dengan menggunakan indikator resource hosting, Anda bisa memastikan resource yang dimiliki kurang maksimal agar performa website stabil.

Selain itu, indikator hosting juga dapat menunjukkan kapan waktu yang tepat untuk menambah resource hosting dengan melakukan upgrade.

Keuntungan control panel hosting

Dengan banyaknya fitur yang dimiliki Control Panel, tidak heran jika banyak sekali manfaatnya. Berikut ini adalah contoh keunggulan panel kontrol:

1. Kemudahan penggunaan

Panel kontrol memiliki antarmuka yang intuitif dan jelas. Setiap ikon mewakili fitur hosting yang tersedia. Misalnya, item yang terkait dengan manajemen file akan dipindahkan ke kategori File. Begitu juga dengan data yang dikirimkan ke partisi database.

Selain mengelompokkan fitur berdasarkan kategori, ada juga kotak pencarian di sudut kanan atas panel. Anda dapat menggunakan kotak pencarian ini untuk menemukan fitur hosting yang Anda inginkan lebih cepat.

Selain mengelompokkan fitur berdasarkan kategori, ada juga kotak pencarian di sudut kanan atas panel. Anda dapat menggunakan kotak pencarian ini untuk menemukan fitur hosting yang Anda inginkan lebih cepat.

Sehingga Anda tidak perlu waktu lama untuk membiasakan diri menggunakan Control Panel dengan baik.

2. Kelola semua fitur hosting secara terpusat

Dengan panel kontrol hosting, Anda dapat menemukan semua fitur hosting seperti manajemen domain, email, file, database, dll. di satu halaman. Tentunya hal ini memudahkan Anda ketika ingin mengelola aspek teknis situs. Selain itu, ada juga fitur informasi seperti indikator sumber daya, IP hosting, dan informasi penting lainnya.

Dengan cara ini, Anda hanya perlu membuka satu halaman untuk dapat mengelola hosting Anda dengan cermat.

3. Instal Aplikasi Lebih Mudah

Panel kontrol membuat penginstalan aplikasi menjadi sangat mudah, lho! Semua yang Anda butuhkan tersedia dengan mudah. Cukup klik dan pengaturannya sederhana.

Misalnya, CMS WordPress juga dapat diinstal hanya dengan beberapa klik. Setelah mengatur nama pengguna dan kata sandi, CMS dapat segera digunakan.

Coba bandingkan ketika Anda perlu menginstal WordPress tanpa panel kontrol. Jelas, prosesnya akan memakan waktu lebih lama.

File WordPress harus diunduh dari wordpress.org terlebih dahulu. Setelah itu Anda perlu membuat database secara manual. Kemudian semua file ditransfer ke host sehingga WordPress dapat digunakan. Terlalu sulit, bukan?

4. Kelola banyak situs dengan mudah

Keuntungan selanjutnya dari panel kontrol adalah memudahkan untuk mengelola banyak situs web. Anda dapat dengan mudah memeriksa file, email, database, dll di semua situs web di bawah hosting.

Di sisi lain, tanpa panel kontrol Anda akan kesulitan. Karena pengelolaan domain, file dan database dilakukan tanpa tampilan apapun dari control panel. Anda harus menggunakan terminal, yang merupakan antarmuka yang berisi perintah untuk menjalankan host.

Belum lagi Anda harus menyiapkan fitur hosting terlebih dahulu, seperti: web server, database management system, dan email client. Alhasil, Anda membuang waktu mengurus aspek teknis hosting tanpa sempat mengembangkan website.

5. Menawarkan banyak fitur sesuai kebutuhan

Ada berbagai jenis keyboard yang tersedia saat ini. Setiap panel kontrol menawarkan solusi sesuai kebutuhan dan kendala yang dihadapi pengguna.

Pengguna Control Panel secara umum dibagi menjadi tiga, yaitu: pengguna biasa, reseller hosting, dan administrator. Masing-masing panel kontrol menawarkan solusi yang tidak jauh berbeda, yaitu menyediakan fitur-fitur khusus sesuai kebutuhan kelompok pengguna.

Ini adalah panel kontrol yang membuat antarmuka tetap sederhana agar ramah pengguna bagi pemula, tetapi juga merupakan panel kontrol yang menyediakan layar multi-pengaturan sehingga pengguna tingkat lanjut dapat melakukan berbagai penyesuaian.

Selain itu, setiap konsol juga menyediakan opsi untuk sistem operasi yang berbeda. Diantaranya adalah Windows, Linux, Solaris, dan lain-lain. Dengan demikian, pengguna dapat dengan mudah memilih panel kontrol sesuai dengan sistem operasi tertentu.