Bagaimana Cara Membersihkan Najis Mukhaffafah

Bagaimana Cara Membersihkan Najis Mukhaffafah?

Bagaimana cara membersihkan najis mukhaffafah? Selainnya mengajari anak mengenai kebersihan, orang-tua perlu memberi pengetahuan berkenaan najis. Dalam agama Islam, najis sebagai kotoran yang dapat mengakibatkan tidak syahnya sholat.

Jika anggota badan atau satu ruang terserang najis, kaum muslim perlu menyucikannya sampai betul-betul bersih. Baru dapat menjalankan beribadah sholat.

Najis terdiri dari bermacam jenis dan tata cara untuk menyucikannya juga berbeda. Satu diantaranya najis ringan atau najis Mukhaffafah.

Selanjutnya bagaimana cara membersihkan najis mukhaffafah?, berikut halowarta.com terangkan berkenaan najis Mukhaffafah dalam Islam dan langkah menyucikannya yang dapat anda sampaikan pada anak. Diambil dari beragam sumber.

Merilis situs Umma, najis dengan bahasa Arab memiliki makna Al Qadzarah (القذارة) yang ini berarti kotoran. Sementara secara istilah agama, najis menurut pengertian Asy- Syafi’iyah ialah suatu hal yang dipandang kotor dan menahan syahnya sholat tanpa ada sesuatu hal yang memudahkan.

Ingat najis dapat menggagalkan sholat, karena itu wajib buat dibikin bersih. Aktivitas menyucikan diri dari najis ini dicintai oleh Allah SWT karena terhitung dalam jaga kebersihan. Allah SWT menyenangi umat Islam yang bertaubat dan menyucikan diri.

Seperti dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 222. Allah SWT berfirman yang maknanya, “Benar-benar, Allah menyenangi orang yang tobat dan menyenangi orang yang menyucikan diri.”

Dalam hadis kisah Muslim diterangkan jika Rasulullah SAW bersabda yang maknanya, “Allah tidak terima sholat yang tidak dibarengi dengan bersuci.”

Dalam agama Islam, najis Mukhaffafah sebagai najis yang jenjangnya enteng. Contoh-contoh yang terhitung najis Mukhaffafah, yakni air kencing bayi lelaki yang belum berumur dua tahun dan madzi atau air mani yang keluar kemaluan karena terangsang.

Walau najis Mukhaffafah ini termasuk enteng, tapi kaum muslim wajib buat membersihkan . Maka, berikanlah pada anak anda bila terserang najis Mukhaffafah untuk selalu menyucikan diri, ya.

Najis Mukhaffafah terhitung najis yang enteng hingga langkah membersihkan lumayan gampang dan tak perlu tindakan khusus. Mencuplik NU Online, umat Islam perlu memercikkan air ke arah tempat yang terserang najis.

Seperti keterangan dalam hadis dari Abu Samh Malik ra yang maknanya, “Air kencing anak wanita itu dicuci, dan air kencing anak lelaki itu dipercikkan.” (HR. Abu Daud 377, An Nasa’i 303, dishahihkan Al Albani dalah Shahih An Nasa’i).

Tetapi, saat memercikkan air harus dengan recikan yang kuat dan air berkenaan semua lokasi yang terserang najis. Air yang dipercikkan perlu semakin banyak dari air kencing yang berkenaan tempat itu, Ma.

Sesudah dijamin bersih, baru diperas atau dikeringkan. Air yang digunakan untuk menyucikan najis tidak diisyaratkan harus mengucur.

Itulah keterangan ringkas berkenaan Bagaimana cara membersihkan najis mukhaffafah dan langkah menyucikannya dalam Islam. Mudah-mudahan bisa menjadi rekomendasi beberapa orang-tua dalam mengajari pengetahuan agama pada anak-anak.