Sedekah atau Bayar Hutang, Mana yang Harus didahulukan

Sedekah atau Bayar Hutang, Mana yang Harus didahulukan? Ini Kata Buya Yahya

Kami sangat menganjurkan untuk saling membantu dan berbagi dengan orang lain dalam berbagai cara.

Apalagi dalam Islam, membagi sedekah atau memberikannya kepada orang lain sangat bermanfaat dan justru dapat meningkatkan penghidupan seseorang.

Namun, bagaimana jika orang yang terlilit hutang tetap ingin bersedekah?

Diadaptasi dari video yang diunggah ke saluran satelit Al Bahja di YouTube pada 13 November 2017, Buya Yahya akan menjelaskan mana yang lebih penting antara membayar hutang atau sedekah.

Baca Juga:  Inilah 4 Amalan Supaya Rezeki Datang Sendiri Tanpa Dicari Menurut Syekh Ali Jaber

Buya Yahya terlebih dahulu berpesan agar semua pekerjaan yang dilakukan membutuhkan ilmu agar diterima oleh Tuhan.

Buya Yahya berkata, “Dalam setiap amalan pasti ada ilmunya. Segala perbuatan yang tidak menggunakan ilmu tidak diterima oleh Allah.”

Buya Yahya juga mengingatkan tindakan yang telah dilakukan, apakah dia tulus atau dia mengharapkan orang lain untuk melihat sesuatu?

Baca Juga:  Bukan ke Keluarga, Ternyata Inilah Bentuk Sedekah Paling Tinggi Menurut Ustadz Khalid Basalamah

“Jika kamu beragama, kamu harus tahu bahwa ketika kamu memberi sedekah, apa yang kamu inginkan? Pahala atau pujian dari manusia?” kata Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan, melunasi utang adalah kewajiban. Bahkan Pahala untuk melunasi hutang lebih besar daripada sedekah.

Buya Yahya menjelaskan: “Dari segi pahala, berarti kamu mengenal Allah, dan jika kamu membayar hutang, itu adalah kewajiban, dan pahalanya lebih besar dari sedekahmu.”

Baca Juga:  Menurut Ustadz Abdul Somad, Hanya Ada 1 Bentuk Sedekah untuk Diberikan pada Orang yang Sombong

Buya Yahya menegaskan bahwa praktik membayar sedekah dan utang tidak bisa dibandingkan.

Selain itu, Buya Yahya mengatakan bahwa menunda pembayaran utang adalah dosa.

“Apa bedanya? Tidak bisa disamakan dengan melunasi utang,” kata Buya Yahya.

Dan beliau menambahkan: “Jika Anda membayar hutang, itu adalah wajib, dan jika Anda memperlambatnya, itu menjadi dosa, karena pahala dari hutang itu lebih besar.”

Baca Juga:  Hukum Minta Didoakan Setelah Bersedekah, Begini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah