Penjinakan Hewan Liar Menjadi Hewan Peliharaan Disebut

Penjinakan Hewan Liar Menjadi Hewan Peliharaan Disebut?

Penjinakan Hewan Liar Menjadi Hewan Peliharaan Disebut?

Apa sih, yang di maksud dengan penjinakan hewan liar menjadi hewan peliharaan?

Kalian mau tahu jawabannya yuk, simak biar kalian lebih paham lagi ya.

Penjinakan hewan liar menjadi hewan peliharaan disebut sebagai domestikasi. Domestikasi ialah kegiatan penjinakan hewan liar untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan dan dapat memperoleh manfaat tertentu dari hewan tersebut.

Baca Juga:  Hewan Lucu Yang Bisa Dipelihara

Awalnya, pelestarian hewan terjadi tanpa disengaja saat hewan liar mendekati manusia, kemudian tanpa sadar manusia memberi makan hewan liar yang akhirnya menjadi jinak.

Proses domestikasi pada hewan tampaknya telah berlangsung sejak zaman Mesolitikum (10.000 SM). Menurut bukti sejarah tertua, anjing adalah hewan peliharaan pertama di Asia Timur. Hal ini diperkuat dengan penemuan kerangka anjing yang berasal dari tahun 8000 dan 7000 SM. Selain itu, kerangka kucing domestik tertua yang berasal dari tahun 6000 SM juga ditemukan di daerah Siprus.

Baca Juga:  Sebutkan 10 Hewan Peliharaan

Sapi seperti domba dan kambing juga diyakini telah didomestikasi sejak 7000 SM. Hewan ini didomestikasi karena kebutuhan manusia pada saat itu. Misalnya, anjing dijinakkan untuk tujuan berburu, kucing dijinakkan untuk mengatasi gangguan tikus di kandang padi, sementara domba dan kambing dijinakkan untuk menghasilkan makanan, bulu, susu, dan barang komersial.

Mengadopsi hewan dari alam liar ke lingkungan manusia bisa jadi sulit karena perbedaan makanan atau perawatan hewan. Misalnya, herbivora yang memakan rumput lebih mudah berkembang biak daripada herbivora yang memakan biji karena biji juga merupakan salah satu bagian tanaman yang harus dijinakkan.

Baca Juga:  Peliharaan Lucu Dan Murah

Manusia menjinakkan hewan untuk mengembangkan sifat-sifat tertentu. Hewan yang dipilih untuk hewan peliharaan memiliki kriteria seperti kemampuan untuk berkembang biak di penangkaran, ketahanan terhadap penyakit, tidak agresif, kemampuan untuk bertahan hidup dalam segala kondisi cuaca.

Hewan peliharaan berbeda dari nenek moyang mereka dalam hal penampilan dan karakter. Misalnya, sebelum didomestikasi, ayam liar beratnya hanya sekitar 2 pon dan bertelur dalam jumlah kecil setiap tahun. Namun, setelah menjalani proses petting, ayam kini memiliki berat hingga 17 kilogram dan dapat bertelur 200 telur atau lebih setiap tahunnya.

Baca Juga:  2 Cara Merawat Hewan Peliharaan

Semoga Membantu.