Hewan Liar Yang Bisa Di Pelihara

Hewan Liar Yang Bisa Di Pelihara

Hewan Liar Yang Bisa Di Pelihara – Istilah “hewan peliharaan” sering digunakan untuk menggambarkan hewan lucu yang bisa dipeluk dan dibelai. Misalnya kucing, anjing, kelinci, bahkan hamster. Mereka sangat cocok sebagai teman bermain di rumah.

Namun, istilah tersebut kini semakin marak seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap hewan. Tidak hanya lucu, banyak satwa liar kini dipelihara sebagai hewan peliharaan. Penasaran apa saja sih, hewan liar yang sekarang malah bisa di jinakan dan dijadikan sebagai hewan peliharaan? Yuk simak berikut ini!

Baca Juga:  4 Aturan Merawat Hewan Peliharaan

Daftar Isi:

Ular

Ular memiliki kesaktiannya sendiri, sehingga banyak orang yang ingin memeliharanya sebagai hewan peliharaan. Namun tidak semua jenis ular bisa dipelihara. Anda hanya dapat merawat spesies yang tidak beracun.

Selain itu, ular ini juga harus dijinakkan terlebih dahulu agar nyaman saat berada di sekitar manusia. Jika Anda adalah seorang pemula yang memelihara ular, Anda sebaiknya memilih ular corn snake, rosy boa, garter snake, atau kingsnake. Ini benar-benar jinak dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Baca Juga:  10 Hewan Peliharaan Dan Manfaatnya

Seekor musang

Dulu, musang dianggap hama karena suka mencuri makanan dan mengganggu ternak. Namun siapa sangka, ternyata hewan ini bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan yang manis. Faktanya, banyak orang memelihara musang di Indonesia.

Mereka adalah hewan yang sangat ingin tahu dan setia. Tetapi musang juga pemalu, jadi Anda harus memahami sifat mereka jika mereka sering sendirian. Apalagi jika kondisi rumah Anda sedang ramai.

Baca Juga:  Apa Manfaat Yang Diperoleh Jika Kita Memelihara Hewan Peliharaan

Wallaby

Wallaby adalah hewan berkantung yang hidup di Australia. Selama ini banyak Wallaby yang benar-benar hidup di hutan, tepatnya di hutan, rawa, dan padang rumput. Namun, banyak dari hewan lucu ini telah didomestikasi dan dijadikan hewan peliharaan.

Hewan mirip kanguru ini membutuhkan banyak ruang untuk bermain dan berlari. Mereka juga suka bermain petak umpet, jadi pastikan Anda memiliki semak untuk mereka.

Meski relatif mudah berkembang biak, Wallaby memiliki sejumlah kebiasaan aneh. Contohnya termasuk menelan, menjilat tangan, dan memuntahkan makanan. Nah, sebagai majikan Anda harus terbiasa dengan tingkah hewan peliharaan yang satu ini ya!

Baca Juga:  Sebutkan 10 Hewan Peliharaan

Kucing Serval

Kucing serval merupakan kucing hutan dengan tubuh yang jauh lebih besar dari kucing biasa. Mereka berbeda dari kucing Savannah, Bengal, dan Ashera yang dijinakkan dan dibesarkan dengan ras peliharaan. Hewan ini benar-benar datang dari alam liar.

Karena itu, perawatannya berbeda. Serval memiliki insting monster yang kuat, sehingga mereka tetap ingin berburu, lari dan memanjat. Oleh karena itu, orang yang ingin memelihara kucing serval ini sebaiknya harus memiliki rumah dengan taman yang luas. Dengan begitu, Serval tidak akan merasa dibatasi.

Baca Juga:  Aturan Memelihara Hewan Peliharaan

Sigung

Pernahkah Anda melihat seseorang memelihara hewan jenis sigung? Hewan liar ini jarang terlihat di Indonesia namun kini sangat populer sebagai hewan peliharaan dengan izin sebelumnya. Jadi bagaimana orang-orang ini bisa menahan baunya?

Menurut laporan dari The Active Times, seekor sigung yang akan dipelihara akan diambil terlebih dahulu kelenjar baunya sehingga mereka gak akan mengeluarkan aroma yang tak sedap. Sebagai hewan peliharaan, sigung menyukai perhatian dan kasih sayang. Jadi jangan ragu untuk memanjakannya dan bermain dengannya, ya!

Baca Juga:  Hewan Peliharaan Terfavorit Yang Mudah Dirawat Di Rumah

Sugar glider

Tahukah Anda bahwa hewan kecil yang lucu ini awalnya adalah hewan liar? Sugar glider yang termasuk dalam hewan berkantung, hewan yang sejenis dengan kanguru ini, awalnya mereka banyak tinggal di hutan, tepatnya di atas pohon-pohon tinggi berlubang.

Namun kini, sugar glider berhasil didomestikasi sebagai hewan peliharaan. Perawatannya pun tidak sulit. Tidak berbau, sangat bersih, dan tidak perlu mandi. Sedangkan untuk makanan, buah-buahan dan sayuran harus diberikan bersama dengan suplemen nutrisi hewani.

Baca Juga:  Pengertian Hewan Kesayangan

Tetapi Anda perlu memberi mereka rumah dengan kayu agar mereka dapat beradaptasi dengan baik. Ingat, sugar glider adalah hewan nokturnal. Maka tak heran jika mereka lebih aktif di malam hari.

Iguana

Iguana merupakan hewan liar berikutnya yang sering dipelihara sebagai hewan peliharaan. Reptil ini sudah terbiasa hidup di gurun dan hutan. Hal tersebut terlihat dari ciri-ciri tubuhnya. Dia memiliki cakar tajam yang di gunakan untuk memanjat shingga ia bisa duduk di atas pohon.Warnanya juga menyesuaikan dengan habitatnya.

Baca Juga:  Hewan Yang Bagus Untuk Dipelihara Ditempat Sempit

Meski terlihat galak dan mengintimidasi, pada kenyataannya dia tidak berbahaya, malah agak jinak. Mereka adalah herbivora pada umumnya, tetapi ada juga pemakan serangga. Perawatannya sangat mudah. Beri saja dia kandang yang luas atau letakkan di taman yang tertutup.

Rubah fennec

Telinga besar dan mata berbinar, sulit untuk tidak jatuh cinta pada rubah fennec sehingga membuat anda ingin memilikinya. Mereka adalah rubah terkecil dan jinak sehingga tidak sulit untuk membiasakan hidup dengan manusia.

Baca Juga:  Tips Makanan Hewan Peliharaan

Kepribadiannya mirip dengan anjing dan kucing. Mereka menyenangkan, ramah, energik, dan sangat interaktif dengan manusia. Namun, mereka termasuk hewan dengan level tinggi. Artinya Anda harus sabar dan rajin dalam merawatnya.

Naluri liarnya masih kuat sehingga cenderung kabur. Rubah Fennec juga aktif di malam hari, jadi mereka bisa berisik di malam hari.

Baca Juga:  Sebutkan 10 Hewan Peliharaan

Oleh karena itu, jika Anda berminat untuk beternak hewan yang disebutkan di atas, sebaiknya anda harus banyak melakukan riset terlebih dahulu. Cari tahu apa yang dia suka dan tidak suka, lingkungan yang tepat untuk merawatnya, dan bagaimana menghadapinya.

Itulah beberapa hewan liar yang bisa di pelihara, memelihara hewan peliharaan membutuhkan komitmen dan tanggung jawab, terutama untuk hewan liar yang akan dijadikan sebagai hewan peliharaan. Pastikan Anda benar-benar bertanggung jawab saat menanganinya, ya!