Tips Makanan Hewan Peliharaan

Tips Makanan Hewan Peliharaan

Tips makanan hewan peliharaan – Memiliki hewan peliharaan membutuhkan komitmen total untuk merawatnya. Tidak hanya kasih sayang harus diberikan, tetapi waktu tambahan juga harus diberikan, misalnya untuk menemani mereka bermain, dan pertimbangan harus diberikan untuk memilih makanan yang tepat agar hewan peliharaan tersebut dapat tumbuh dan berkembang dalam keadaan sehat.

Ada beberapa tips untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hewan peliharaan Anda agar tetap sehat. Apa yang ingin Anda ketahui tentang beberapa contoh makanan hewan peliharaan? Lihat detailnya di bawah ini.

1. Pertimbangkan usia dan kegiatan hewan peliharaan

Hal ini tentunya menjadi pertimbangan utama saat memilih makanan hewan hewan peliharaan. Nutrisi dalam makanan yang dimakan hewan peliharaan Anda dapat meningkatkan kondisi fisiknya. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhannya, Anda bisa menyesuaikan kebutuhan makanannya sesuai dengan umur hewan peliharaan. Misalnya, Anda harus memberikan makanan berkalori tinggi kepada hewan peliharaan yang sedang tumbuh atau menyusui. Sebagai alternatif, Anda juga bisa memilih makanan dengan kandungan lemak lebih rendah untuk hewan peliharaan Anda yang lebih tua untuk menghindari obesitas.

Baca Juga:  Daftar Hewan Peliharaan Paling Pintar

2. Carilah nasihat profesional

Bagi Anda yang baru pertama kali beternak hewan tentunya masih awam dengan pilihan makanan hewan peliharaan yang benar. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika kita berkonsultasi dengan ahlinya terlebih dahulu. Pasalnya, terkadang jenis makanan tertentu bisa membuat hewan peliharaan benar-benar sakit karena tidak sesuai dengan kondisi fisiknya. Dengan saran ahli, pilihan makanan hewan peliharaan yang lebih sehat dan sesuai, untuk kondisi fisik dan kesehatannya.

Baca Juga:  Tips Memelihara Hewan Peliharaan Agar Sehat Dan Tidak Bau

3. Hindari makanan mentah

Ya, tidak semua makanan mentah itu baik. Apalagi jika hewan peliharaan Anda benar-benar berasal dari peternakan yang telah dirawat sejak kecil. Biasanya sistem imun hewan juga menjadi lebih sensitif. Makanan mentah bisa membuat hewan peliharaan sakit karena adanya kuman di dalam makanan. Akibatnya kondisi hewan menjadi tidak sempurna.

4. Jangan meremehkan alergi makanan

Hewan peliharaan juga bisa alergi makanan, lho! Coba perhatikan bagaimana tubuh hewan peliharaan Anda bereaksi terhadap makanan yang telah Anda siapkan. Apakah ada reaksi spesifik yang terjadi? Jika iya, ini tandanya hewan tersebut memiliki alergi yang bisa membuatnya sakit bahkan mematikan. Jadi, jangan meremehkan ini.

Baca Juga:  10 Jenis Hewan Jinak

5. Anggaran

Hal terakhir yang harus diperhatikan tentang contoh makanan hewan peliharaan adalah biaya. Siapkan makanan hewan yang baik, tapi itu muat di dompet Anda. Jangan biarkan makanan hewan peliharaan terlalu berat. Pilih makanan yang tinggi nilai gizinya dan lengkap, seperti protein dan vitamin, dan hindari makanan tinggi lemak karena dapat memicu obesitas.

Awas, 5 Makanan yang Biasa Diberikan ke Hewan Peliharaan Ini Bisa Berbahaya!

Teman yang memiliki hewan peliharaan sering kali menyiapkan makanan lezat untuk dimakan hewan peliharaan.

Namun, tidak semua makanan baik untuknya.

Berikut 5 jenis makanan yang dapat membahayakan kesehatan hewan peliharaan Anda. yuk kita simak!

Baca Juga:  Hewan Lucu Yang Bisa Dipelihara Di Kamar

1. Kacang

Kucing dan anjing juga sebaiknya tidak diberi kacang. Kacang kalengan sangat kaya akan pengawet dan garam.

Mungkin bagi manusia kandungan garamnya tidak terlalu tinggi. Sayangnya, anjing dan kucing sangat rendah garam.

Bahkan makanan ini bisa membahayakan kesehatannya.

Jika Anda ingin memberi makan kacang, pastikan biji-bijian yang Anda tawarkan tidak kalengan atau mengandung garam.

Selain itu, diperbolehkan memberi makan kacang kepada hewan peliharaan hanya dalam porsi kecil.

2. Pakan hewani tidak sesuai dengan jenisnya

Padahal, makanan jenis ini tidak beracun. Misalnya memberikan makanan anjing kepada kucing atau sebaliknya.

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa jenis hewan yang berbeda membutuhkan nutrisi yang berbeda pula.

Baca Juga:  Hewan Yang Paling Banyak Dipelihara

Makanan kucing tinggi protein dan kalori. Anjing membutuhkan lebih banyak serat.

Makanan kucing juga mengandung taurin tingkat tinggi. Kucing membutuhkannya untuk metabolisme yang seimbang.

Meski tidak ada taurin dalam makanan anjing, ada kemungkinan metabolisme kucing Anda terganggu.

Jadi pilihlah makanan yang tepat untuk jenis hewan peliharaan Anda, ya. Jika Anda masih belum yakin, Anda bisa bertanya kepada dokter hewan Anda.

3. Tuna kalengan

Seperti yang sering kita lihat di film kartun, kucing menyukai ikan.

Inilah sebabnya mengapa pemilik kucing terkadang menyiapkan ikan untuk dimakan. Sayangnya, beberapa dari mereka malah membuat tuna kaleng.

Pemberian tuna kalengan setiap hari sudah pasti kurang baik karena mengandung garam dan minyak. Selain itu, tuna kalengan dapat menyebabkan keracunan merkuri pada kucing.

Baca Juga:  Hewan Peliharaan Murah Dan Mudah Dirawat

Jika Anda ingin memberi ikan tuna atau ikan yang lainnya,pastikan memberi ikan khusus untuk kucing anda,ya

4. Susu

Memberi susu dalam jumlah sedikit seharusnya tidak menimbulkan masalah bagi hewan peliharaan Anda.

Namun pemberian dalam jumlah banyak, terutama setiap hari, dapat menyebabkan obesitas pada hewan peliharaan.

Ini karena kandungan lemak pada susu.

Selain itu, susu juga dapat menyebabkan diare, sakit perut, dan muntah pada hewan peliharaan Anda.

Terutama kucing yang biasanya tidak toleran terhadap laktosa.

Jika ingin menyiapkan cairan, sebaiknya berikan air saja.

5. Selai kacang

Baca Juga:  Hewan Peliharaan Jinak Dan Murah

Biasanya anjing menyukai selai kacang sebagai camilan. Namun, sejumlah produk selai kacang sekarang menambahkan xylitol ke produk ini.

Sementara itu, xylitol secara alami bersifat racun bagi hewan peliharaan. Xylitol merupakan pemanis yang digunakan sebagai limbah gula karena rendah kalori.

Xylitol dapat menyebabkan gula darah rendah dan gagal hati pada hewan peliharaan.

Selain itu, kita juga harus berhati-hati dengan selai kacang karena dapat meningkatkan obesitas pada hewan peliharaan kita

Tips memilih makanan yang tepat untuk hewan peliharaan Anda

Makanan hewan komersial atau makanan buatan sendiri?

Makanan hewan atau makanan hewan tersedia dalam berbagai jenis dan harga yang bervariasi.

Pada pet food terbagi menjadi 2 yaitu commercial food dan homemade food. Makanan komersial terdiri dari makanan kering (makanan seperti sereal kering, makanan kecil, beberapa seperti ikan, dan kue) dan makanan basah (makanan basah yang biasanya dikemas dalam kotak atau kantong).

Baca Juga:  Pengertian Hewan Kesayangan

Makanan kering mengandung kurang dari 10% air, sedangkan makanan basah mengandung 70% air. Biasanya juga ada makanan komersial untuk kondisi tertentu “resep diet” atau juga dikelompokkan atas dasar etnis tertentu.

Penentuan ini tentunya berdasarkan studi dari masing-masing tim pemberi makan, dan biasanya diberikan pada kucing yang sakit. Keunggulan makanan komersial adalah kepraktisan, kemudahan ketersediaan, harga bervariasi, dan banyak pilihan.

Namun Anda harus memperhatikan kondisi dan kualitas kemasannya. Makanan basah harus disimpan dengan baik karena mudah busuk, serta makanan kering yang bisa berjamur jika disimpan secara tidak benar. Porsi porsi harus diperhatikan agar malnutrisi atau obesitas tidak terjadi.

Baca Juga:  10 Hewan Peliharaan Dan Makanannya

Jarang dimakan di rumah karena membutuhkan lebih banyak waktu dan biaya. Namun hal ini tak kalah bermanfaatnya jika disiapkan pola makan yang bervariasi untuk hewan peliharaan kita agar tidak bosan.

Harus diingat bahwa anjing dan kucing memiliki pola makan. Anjing membutuhkan bahan lain selain protein seperti buah-buahan, sayuran, dan beberapa karbohidrat. Tetapi kucing hanya dapat diberi protein karena mereka adalah omnivora sejati atau makan daging dan ikan.

Keuntungan dari makanan rumahan adalah bahan yang digunakan segar, dan dapat mengolah bahan yang ditemukan di rumah, jadi jaga kebersihannya. Kerugiannya adalah tidak diformulasikan sehingga rawan terjadi overload hara dan defisiensi hara (nutrient deficiency). Anda juga perlu memperhatikan bahan yang bisa dimakan dan tidak memperhatikan kucing anjing.

Baca Juga:  Hewan Yang Jarang Di Pelihara? Ini Daftarnya!

Makanan yang dilarang untuk diberikan pada hewan peliharaan adalah ASI yang tidak sesuai untuk kebutuhan kucing, dan makanan yang mengandung kafein seperti kopi atau coklat, bawang merah, alkohol, alpukat, dan kuning telur. Oleh karena itu, pemberian makanan jenis ini harus dilakukan dengan hati-hati kepada hewan peliharaan kita agar tidak terjadi keracunan atau penyakit dan menjaga kesehatannya.

Itulah beberapa contoh makanan hewan peliharaan serta tips memilih makanan untuk hewan peliharaan anda, semoga bermanfaat.

Baca juga: Hewan Peliharaan Yang Mudah Dirawat