Buruan Daftar Sebelum Hangus! BLT UMKM Rp 2.4 Juta Bakal Cair Lagi

Kemenkop-UKM bersiap melakukan stimulasi pada 2021 untuk menghidupkan kembali UKM di tengah pandemi Covid-19 guna berdampak pada perekonomian Indonesia. Salah satu promotor yang dihadirkan adalah BLT UMKM.

Tahun lalu BLT UMKM berakhir dengan penyerapan 100%. BLT UMKM atau Banpres (BPUM) usaha produktif kecil senilai Rp 2,4 juta.

BLT UMKM disalurkan 100% dengan total nilai Rp 28,8 triliun. Bantuan ini diberikan sebesar 2,4 juta rupiah per pelaku usaha kecil, targetnya 12 juta penerima manfaat.

Baca Juga:  Bantuan Sosial Tunai 2021 Diperpanjang Hingga Agustus

Selain BLT UMKM, insentif lainnya antara lain berupa subsidi bunga KUR, Non-KUR, dan KUR Super Mikro dan modal kerja koperasi melalui LPDB.

“Untuk meningkatkan pembiayaan resmi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bersama Bank Indonesia, perbankan dan seluruh lembaga keuangan akan terus meningkatkan budaya keuangan UMKM, dan mengupayakan pembiayaan yang efektif untuk meningkatkan ukuran UMKM,” sesuai amanah Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Titin Masduki di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Cara Kerja On-line Dari Rumah Bisa Dikerjakan Oleh Siapapun

Usaha kecil dan menengah merupakan penggerak utama perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, pemulihan ekonomi negara harus dimulai dengan pemulihan sektor UMKM.

Baca Juga:  BLT 1.2 Juta Cair Lagi Bulan Ini, Buruan Daftar Sebelum Terlambat

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah tahun 2018, populasi UMKM menguasai hingga 99% unit usaha, menyerap 97% tenaga kerja, dan berkontribusi 61,1% terhadap PDB.

Namun UKM saat ini sedang mengalami penurunan dan tentunya membutuhkan bantuan dari semua pihak, terutama dari sektor keuangan, serta pemerintah. Peran sektor keuangan tidak dapat diabaikan karena tanpa bantuan permodalan tidak mungkin UMKM dapat bangkit dan berdaya saing

Baca Juga:  Bantuan 300 Ribu Cair Lagi Bulan Ini, Daftar Sekarang!

Teten mengatakan pada 2020, pangsa kredit UMKM dalam total kredit bank hanya akan mencapai 19,97%. Padahal idealnya dengan jumlah UMKM yang sangat besar, disarankan agar rasio kredit bank dengan UMKM dinaikkan menjadi 22% hingga 30%.

“Di sinilah pekerjaan rumah yang harus kita lakukan agar UMKM nasional bisa lebih berdaya saing dan mendunia,” ucapnya.

Baca Juga:  Inilah Daftar Bansos PPKM Darurat yang Akan Segera Cair

Sementara itu, Pengembangan Bisnis Mikro SM BRI Himawan Dwi Laksana mengatakan, Bank BRI tetap teguh dalam menyalurkan kredit ke UMKM. Fokus BRI pada tahun 2021 adalah meningkatkan debitur dari UMKM melalui digitalisasi proses bisnis BRI dan melalui program pemberdayaan BRI.

“Kami sangat memperhatikan pemberdayaan karena membiayai tanpa memberdayakan bagi kami sama dengan memberi kami sesuatu yang tidak sempurna. Begitu juga sebaliknya,” kata Himawan.

Baca juga: Cara Daftar Online U.M.K.M Rp 2.4 Juta Terbaru